Air Force One

Air Force One, film yang di bintangi oleh Harrison Ford, keluaran 1997, menampilkan kisah pembajakan Pesawat Kepresidenan Amerika Serikat Air Force One yang di nyatakan paling aman, namun di bajak oleh 6 orang teroris dari Kazaktan.

Lama tayang 1 Jam 59 Menit. Sudah tidak tayang di layar lebar, bisa tonton di HOOQ dan sejenisnya. Lumayan untuk buang bosan bagi rekan-rekan yang tidak bisa keluar rumah untuk ngopi di kafe atau pergi ke lokasi wisata.

  • Harrison Ford sebagai President James Marshall, tokoh utama
  • Liesel Matthews sebagai Alice Marshall, istri James Marshall
  • Wendy Crewson sebagai Grace Marshall, anak James Marshall
  • Gary Oldman sebagai Ivan Korshunov, pemimpin penyandera
  • Glenn Close sebagai Kathryn Bennett, Wakil Presiden
  • Donna Bullock sebagai Melanie Mitchell, sekretaris pers kepresidenan
  • Xander Berkeley sebagai Agent Gibbs, Penghianat, Kutukupret, Sontoloyo
  • Jürgen Prochnow sebagai Jendral Alexander Radek, pemimpin kazaktan 

Air Force One

Film di awali dengan penculikan jendral Radek di istana kepresidenan Kazaktan oleh pasukan khusus dari Amerika Serikat. Beberapa minggu kemudian, Presiden Amerika Serikat, James Marshal menghadiri undangan Presiden Rusia, Petrov di Moscow. Dalam pidato kenegaraan, Presiden James mengejutkan semua orang dengan menyimpang dari naskah pidato yang direncanakan, mengatakan bahwa mengingat semua orang yang terbunuh di Kazaktan mereka terlalu lambat untuk bertindak, dan bersumpah untuk tidak membiarkan hal seperti itu terjadi lagi.

Presiden James hendak kembali ke Washington DC menggunakan pesawat kepresidenan Air Force One yang di klaim paling aman dan paling canggih. Ia di dampingi oleh istri dan putrinya. Turut serta dengannya beberapa staf kepresidenan, 6 kru dari televisi Rusia dan awak media lainnya. Sial, seorang agen dinas rahasia, Gibbs berkhianat, ia menembak beberapa pengawal presiden. Gibbs buka lemari penyimpanan rompi anti peluru dan persenjataan dan berikan pada Ivan Korshunov dan 5 rekannya. Ivan telah membunuh 6 kru televisi Rusia sebelum memasuki pesawat Air Force One. Mereka adalah pendukung jendral Radek. Ivan dkk menebar kegaduhan, menembak orang-orang, menyandera istri dan anak presiden, menyandera staf kepresidenan. Pilot dan Ko Pilot telah tewas di tembak saat coba mendaratkan pesawat. Pesawat terbang dengan mode Auto Pilot. Beruntung Presiden James sudah di amankan oleh 2 pengawal ke kapsul penyelamat. Kapsul di luncurkan keluar dari pesawat, 2 pengawal tadi tewas tertembak oleh anak buah Ivan.

Kapsul penyelamat telah mendarat, telah di temukan, namun kosong, Presiden James tidak ada di dalam kapsul penyelamat. Para teroris dan staf kepresidenan mengira bahwa Presiden James telah selamat keluar dari pesawat. 

Air Force One

Ivan  minta pemimpin Kazaktan, Jendral Radek di bebaskan dari penjara Rusia di tukar dengan 50 sandera. Wakil Presiden diskusi dengan menteri pertahanan dan pejabat lainnya di gedung putih. Akhirnya wakil presiden coba negosiasi dengan Presiden Rusia, Petrov agar Radek di bebaskan. Permintaan tersebut di tolak oleh Petrov dengan alasan tidak ada kepastian bahwa Presiden James masih hidup. Wakil Presiden juga mengirimkan beberapa pesawat tempur F15 untuk mengawal Air Force One. Setiap 30 menit, seorang sandera akan di tembak sebelum Radek dibebaskan.

Penasihat keamanan Nasional, Jack Doherty menjadi korban 30 menit pertama. Istri dan Putri Presiden di bawa ke kokpit oleh Ivan. Tanpa di ketahui siapapun, Presiden James telah keluar dari ruang peluncuran kapsul penyelamat dan melumpuhkan beberapa anak buah Ivan.

Melanie Mitchell menjadi korban 30 menit kedua. Presiden James menemukan telepon dan berhasil hubungi gedung putih. Ia meminta bantuan tentang cara membuang bahan bakar. Ia potong kabel, dan pintu tanki bahan bakar terbuka. Anak buah Ivan mengetahui bahan bakar menyusut dengan cepat dan segera perbaiki di ruang mesin. Mereka mengira ada agen rahasia yang tengah coba selamatkan para sandera. Ivan meminta di kirimkan pesawat tanker untuk isi bahan bakar dari pesawat ke pesawat.

Presiden James berhasil masuk ke ruangan yang berisi para staf kepresidenan. Dengan bantuan staf komunikasi, ia sarankan gunakan saluran fax untuk hubungi gedung putih. Saluran fax aman karena terpisah dari saluran telepon. Melalui fax Presiden James  meminta agar pengisian bahan bakar oleh pesawat tanker di ketinggian 15.000 kaki dan kecepatan 200 knot.

Berita dari CNN kabarkan bahwa Air Force One telah jatuh di hari buruh setelah kunjungan ke Moscow. Akhirnya Wakil Presiden berikan pernyataan bahwa Air Force One di bajak oleh teroris. Pesawat tempur  pengawal F15 di minta untuk menjauhi Air Force One  karena memasuki wilayah udara Kazaktan. 

Air Force One

Sementara bahan bakar Air Force One di isi, Presiden James mengarahkan para staf ke bagian ekor pesawat agar bisa keluar menggunakan parasut. 32 orang berhasil selamat keluar dari pintu belakang menggunakan parasut.

Selang pengisi bahan bakar terlepas, pesawat tanker pembawa bahan bakar meledak dan hancur.

Presiden James tertangkap lagi. Ia di minta hubungi langsung Presiden Petrov untuk bebaskan Radek. Dan di kabulkan, Radek langsung keluar dari sel tahanan di iringi sorak sorai dan nyanyian para tahanan lainnya. Presiden James menggunakan pecahan kaca untuk potong pengikat di tangannya. Pecahan kaca di ambil dari lantai saat terjatuh karena di pukul Ivan. Pertarungan terjadi antara Presiden James dan Ivan. Pengawal Ivan yang mahir kendalikan pesawat Air Force One di tembak oleh Presiden James. Ivan hendak kabur menyelamatkan diri karena merasa tugasnya selesai dan pesawat akan jatuh karena tidak ada pilotnya. Presiden James mengikat leher Ivan dengan tali pintu keluar sekaligus menarik tali pelepas parasut di badan Ivan sehingga Ivan tertarik keluar pesawat dalam keadaan mati tercekik. Presiden James segera meraih telepon dan hubungi Presiden Petrov agar batalkan pembebasan Radek. Radek tewas oleh rentetan peluru di gerbang penjara.

Presiden James menjadi pilot Air Force One, dengan panduan perwira Angkatan Udara di gedung putih, ia mengarahkan Air Force One keluar dari wilayah udara Kazaktan. Tiba-tiba datang 6 pesawat Mig mengejar dan menyerang. Setelah menghubungi wakil presiden dan meminta bantuan, di kirimkan pesawat AU Amerika Serikat dan merontokkan 3 pesawat penyerang, 3 lainnya kabur. Namun malang, pesawat Air Force One  telah rusak, tidak bisa mendarat, bahar bakar tersisa sangat dikit. Pesawat bantuan di kirimkan, Liberty 24. Penumpang di pindahkan pada ketinggian 10.000 kaki dan kecepatan 200 knot. Istri presiden dan putri presiden dipindahkan pertama kali menggunakan seutas tali yang tersambung dari Air Force One ke Liberty 24. Saat genting, agen Gibbs menembak seorang anggota penyelamat dan seorang pengawal presiden. Beruntung Presiden James berhasil keluar dari pesawat Air Force One meninggalkan agen Gibbs. Air Force One terhempas ke laut.

Setelah mendapat kabar dari awak Liberty 24 bahwa Presiden James telah berhasil di selamatkan, seisi gedung putih bersorak gembira begitu pula para penduduk yang berharap cemas di depan gedung putih.

Film lainnya yang di sarankan untuk di lihat:

Simak juga tips ngopi nikmat di rumah.

Terima kasih atas kunjungannya. Semoga terhibur. Jangan lupa bahagia dan menebarkan kebaikan. 

Add comment


Security code
Refresh