KOPIK, Who We Are

Kopik hadir sejak 9 April 2018, di bidani oleh 2 Srikandi Indonesia, Asri dan Elna, dengan tujuan awal mengumpulkan banyak orang yang minum kopi. Srikandi kopik bertambah, Anggota kopik juga terus bertambah. Per 31 Mei 2018 sudah mencapai 5.671 anggota.

Tak kenal maka tak sayang, tak kenal maka tak cinta, tak kenal maka tak rindu, tak kenal maka tak perduli. Yuk mengenal beberapa Srikandi dan Anggota kopik di sini, di kopik, who we are. Artikel ini merupakan lanjutan dari Komunitas Penikmat Kopi.

Asri, masih aktif  bekerja sebagai Fasilitator di sebuah yayasan bidang pendidikan, lingkungan dan olahraga di Jakarta. Cewek asli yang doyan ngopi sejak kelas 4 SD, sejak 2008 menjadi penikmat kopi hitam pahit, katanya: "No Kopi bisa berabe".

Yuniar, seorang ibu rumah tangga, punya hobi hias-hias tas pandan yang akhirnya menjadi sumber penghasilan baginya. Saat ini tinggal di Deltamas, Cikarang, Bekasi. Penikmat kopi susu sejak SD, maniak minum kopi sejak kuliah di sebuah kampus di Depok tahun 1994. Walaupun kuat ngopi, dia tidak merokok.

Ria Puspa, seorang ibu yang bekerja sebagai petugas keamanan di sebuah yayasan security di Jakarta, sekarang bertugas di bagian resepsionis di Perusahaan Jepang di Kawasan Industri Cikarang Selatan. Sudah minum kopi sejak balita lho. Rasa kopi bikin dia jadi tenang.

Felix alias Uki, bekerja di bidang distribusi alat musik, penikmat kopi sejak jaman film litle house in the praire. Ngopi adalah kebutuhan baginya.

Yoesnilla, seorang ibu rumah tangga, tinggal di Cibubur,  menikmati kopi sejak masa SMP, hingga sekarang mampu menemukan rasa manis tak terkira dari secangkir kopi tanpa gula.

Soni Parota, seorang pekerja di perbankan di Jakarta, dibesarkan di daerah pegunungan pagaralam di Sumatera Selatan, biasa minum kopi karena sejak kecil tidak tahan dengan aroma susu.

Iyu Anduyu, pekerja Interior Design di bagian Penyediaan Barang alias Logistik, penikmat kopi sejak kelas 2 SMA karena harus melek hingga larut malam untuk ikut banyak les.

Nurfa Dilla, seorang ibu rumah tangga sekaligus srikandi kopik, pecinta kopi tubruk kapal api sejak SMP.  Ini srikandi yang paling kalem lho.

Yan Pudja, terlahir dari keluarga penikmat kopi, sarjana perikanan Universitas Riau, masih aktif sebagai agen asuransi hingga hari ini, menikmati kopi sejak jadi anak kost di Pekanbaru, main domino batu di temani kopi hitam.

Neni Lastri, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Yogyakarta, penikmat kopi sejak SMA, seiring kebersamaan dengan almarhum papanya dahulu, minum kopi hitam tanpa gula. 

Saya, penikmat kopi sachet sejak Januari 2004 karena sering begadang sambil coding Visual Basic 6 plus bikin Query SQL Server di depan komputer. Sejak Februari 2018 lebih sering minum kopi hitam tanpa gula di rumah. Kalau santai, ngopi di warung kopi selalu pesan Cappucino tanpa gula, untuk cari dan dapatkan inspirasi.

Artikel ini akan terus berlanjut..tunggu ya. #kitakopik  

Add comment


Security code
Refresh

0
0
0
s2smodern