THE MULE

THE MULE, menampilkan Clint Eastwood seorang ahli holtikultura yang bangkrut di usia tua, sendirian dan tanpa sengaja bekerja sebagai kurir narkoba untuk mafia meksiko. Ia di hadapi pilihan menemani istrinya yang terbaring sakit atau jalankan tugas antar narkoba ? Jika ia pilih menemani istrinya, ia akan di buru dan di bunuh oleh mafia meksiko. Apa pilihan Clint Eastwood ? Saksikan di bioskop terdekat dari rumah anda.

THE MULE, film terbaru yang di bintangi sekaligus di sutradarai oleh Clint Eastwood, tayang perdana di bioskop Tangerang pada 30 Januari 2019. Film drama dengan lama tayang 2 jam untuk penonton usia 17 tahun ke atas.

  • Produser : Bradley Thomas, Tim Moore, Clint Eastwood, Dan Friedkin, Kristina Rivera, Jessica Meier
  • Sutradara : Clint Eastwood
  • Penulis : Nick Schenk
  • Produksi : Warner Bros. Pictures 

THE MULE

Para Pemain:

  • Clint Eastwood sebagai Earl Stone, tokoh utama
  • Bradley Cooper sebagai Colin Bates, agen DEA
  • Taissa Farmiga sebagai Ginny, cucu Earl
  • Andy Garcia sebagai Laton, bos mafia meksiko
  • Alison Eastwood sebagai Iris, anak Earl
  • Dianne Wiest sebagai Mary, istri Earl
  • Michael Peña sebagai Agen DEA
  • Manny Montana sebagai Axl, anggota mafia meksiko

Stone, veteran perang korea, tinggal sendirian di rumahnya sambil berkebun sekaligus berjualan bunga. Di usia 90 tahun, ia jauh dari istri, anak-anak dan cucunya. Ia di abaikan oleh anaknya Iris karena tidak hadir saat acara pernikahan. Ia di abaikan oleh istrinya karena merasa tidak diperdulikan sejak lama. Hanya Ginny cucunya yang perduli dengannya.

Sebelumnya, sebagai seorang ahli holtikultura, Stone sering ikut kompetisi flora dan pernah memenangkan kompetisi tersebut. Hari penyerahan piala pemenang kompetisi bunga adalah hari yang sama dengan hari pernikahan putri tunggalnya. 

THE MULE

Hingga di saat penjualan bunga dari kebunnya lesu, ia harus meninggalkan rumah sekaligus kebunnya karena di sita. Ia kemasi semua barangnya dan taruh di mobil Ford truk tua. Kemudian ia pergi ke acara tunangan cucunya, Ginny.

Baru saja tiba di depan rumah anaknya, kehadiran Stone di tolak oleh istri dan anaknya. Stone tetap bersikap baik dan berikan ucapan selamat pada cucunya. Kemudian Stone bergegas keluar menuju mobilnya. Seorang pria meksiko, tamu undangan acara tunangan mendekati Stone dan berkenalan. Stone bercerita bahwa ia sering bepergian dari kota ke kota di Amerika dengan mobil dan ia tidak pernah di tilang. Pria tersebut berikan sebuah kartu nama, menawarkan lowongan pekerjaan sebagai kurir.

Stone pergi ke alamat yang tertulis di kartu nama berupa ruko yang selalu tertutup. Kedatangan pertama, ia di kira penyusup. Ia akan mendapatkan upah setelah tiba di alamat yang di berikan. Ia tidak boleh memeriksa isi tas / barang muatan. Ia harus meninggalkan mobil dan meletakkan kunci di box dekat setir. Setelah muatan di ambil, upah akan di letakkan di dalam box, ia di berikan sebuah ponsel dan harus menjawab panggilan telepon kapanpun ponsel berdering. Pengiriman pertama, dari Texas menuju Illinois berjalan dengan baik. Tujuan adalah sebuah hotel. Upah pengiriman pertama dengan jumlah yang sangat besar di berikan untuk acara pernikahan cucunya.

Pengiriman ke 2, berjalan dengan lancar, ke kota yang sama. Ia mendapatkan ponsel baru, ponsel lama di patahkan. Upah lebih besar, ia gunakan untuk membeli mobil truk baru. Selanjutnya, ia selalu membuang ponselnya sesudah muatan di ambil oleh penerimanya 

THE MULE

Pengiriman ke 3, juga berjalan dengan lancar, ke kota yang sama. Upah juga lebih besar dari upah sebelumnya, ia pakai untuk menolong usaha temannya yang memiliki bar namun terkena musibah kebakaran. Di tengah perjalanan, ia penasaran dengan isi muatan, ia berhenti dan buka tas, ternyata isinya adalah narkoba dalam jumlah besar. Tiba-tiba mobil patroli polisi berhenti di dekatnya hendak menolong karena mengira Stone sedang mengalami masalah dengan mobilnya. Hampir saja pengiriman gagal karena anjing pelacak keluar dari mobil polisi, ia segera berikan balsem pada anjing tersebut agar penciumannya terganggu.

Pengiriman berlangsung dengan baik hingga ke 8. Ia di ajak mampir ke rumah bos mafia meksiko, Laton. Ia menjadi orang kesayangan sekaligus kepercayaan Laton. Laton menugaskan Julio untuk mendampingi dan mengawal Stone di pengiriman-pengiriman berikutnya dengan jumlah yang jauh lebih banyak.

Julio mengeluh saat mendampingi Stone karena cara mengemudi yang sangat lambat dan sering berhenti di tempat umum seperti restoran cepat saji dan hotel. Julio minta ijin Laton untuk menghabisi Stone, namun Stone di bela oleh Laton.

Suatu siang, saat latihan menembak, Laton di tembak oleh anak buahnya dari dekat. Pemimpin mafia meksiko berganti. Ia perintahkan pada Julio untuk tegas dan tembak Stone jika terlambat di pengiriman berikutnya.

Pada pengiriman berikutnya, Stone di arahkan ke hutan dan di tunjukkan mayat Laton di bagasi mobil untuk ancam Stone agar berkendara lebih cepat dan tanpa berhenti di sesukanya.

Di suatu malam, di suatu hotel, ia bertemu dengan Bates, Agen DEA yang sedang berusaha menangkap pengedar narkoba. Pria berbadan besar yang di tangkap Bates di hotel tersebut hanya membawa beberapa gram narkoba dan di serahkan pada polisi setempat. Pagi harinya, di kafe, tanpa sengaja mereka bertemu lagi dan minum kopi bareng. Hari itu ulang tahun pernikahan Bates, ia kusut karena tidak berada dekat istrinya, karena lupa. Ia mendapat nasehat dari Stone bahwa waktu tidak bisa kembali, keluarga harus di utamakan daripada pekerjaan, jangan lakukan kesalahan fatal seperti dirinya yang dahulu mengabaikan keluarganya dan sekarang di abaikan oleh istri dan anaknya.

Pada pengiriman ke 12. Di tengah jalan, Ginny berikan kabar bahwa Mary, neneknya sedang di rawat intensif di rumah sakit dan dokter menyerah dengan keadaannya karena sudah terlambat 1 tahun. Stone sempat berkata tidak pada cucunya, hingga cucunya kecewa dan marah. Akhirnya Stone putuskan untuk mengunjungi dan menemani istrinya hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir di kamar. Ia juga menghadiri acara pemakaman istrinya. Saat kembali melanjutkan pekerjaan yang tertunda beberapa hari, ia hendak di bunuh oleh Axl dan Julio namun tidak di ijinkan olrh bos baru jika pengiriman terakhir belum selesai. Axl tidak bisa melakukan keinginannya. Perjalanan tidak berlangsung lama, polisi sudah mengepung mobil Stone. Rupanya Bates dan temannya berhasil mendapatkan info lengkap dari seorang anggota mafia yang membelot dan berhasil menyadap pembicaraan Axl. Mobil-mobil polisi dan DEA mengepung Stone. Stone dan Bates bertemu kembali, Stone tidak berikan perlawanan.

Stone berada di dalam ruang pengadilan sedang di sidang. Tampak anak, cucu dan keluarganya hadir di belakang. Stone mengaku bersalah dan mengabaikan usaha pembelaan dari pengacaranya. Hakim putuskan Stone di penjara.

Di dalam penjara, Stone bisa meneruskan hobinya berkebun dan memelihara bunga.

Film kekiinian lainnya untuk di tonton:

 

Add comment


Security code
Refresh