Rambing.com, info hotel dan info wisata Indonesia. Mau menikmati wisata alam sekaligus uji nyali ? Silahkan coba kunjungi Goa Pindul yang terletak di desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunung Kidul, Yogyakarta.

Untuk yang pertama kali berkunjung, tidak perlu takut nyasar. Begitu memasuki Gunung Kidul, ada beberapa pos wisata Goa Pindul buatan warga setempat, dan warga yang bersedia mengantarkan hingga ke pintu masuk lokasi wisata Goa Pindul menggunakan motor. Papan petunjuk menuju lokasi wisata juga tersedia cukup banyak. Setelah tiba di lokasi wisata, mobil ditinggal di area parkir, perjalanan berlanjut dengan jalan kaki menuju pintu masuk atau lokasi start penjelajahan goa pindul. Setelah membeli tiket masuk, setiap rombongan akan di dampingi 2 orang pemandu wisata dan setiap orang mendapat pinjaman berupa jaket pelampung dan ban dalam mobil. Titipkan barang-barang bawaan milik anda yang tidak ingin basah atau hilang di loket penyimpanan. Petugas juga tidak menyarankan membawa ponsel. Jika tetap ingin membawa ponsel, harap di lapisi plastik pelindung. Tapi ingat, kehilangan atau kerusakan yang mungkin akan terjadi adalah tanggung jawab sendiri.

Jika berkunjung di musim liburan sekolah atau libur nasional, biasanya pengunjung akan cukup banyak. Siapkan diri untuk antri dan bersabar. Tidak disarankan berkunjung di musim hujan atau sesudah hujan karena air tampak coklat keruh.



Untuk menyusuri goa pindul sejauh kira-kira 300 meter, 1 pemandu wisata berada di paling depan barisan rombongan, dan 1 pemandu wisata berada di paling belakang barisan rombongan. Situasi di dalam goa sangat gelap, kurang cahaya, hanya dibantu cahaya dari lampu senter pemandu wisata. Didalam goa bisa ditemukan banyak batu alam menggantung kebawah dan menjulang ke atas serta beberapa kelelawar yang menggantung di langit-langit goa. Ada sisi dalam goa pindul yang terang karena cahaya matahari yang masuk melalui celah besar di sisi atas. Di area tersebut, pengunjung bisa berenang dan melompat atau foto-foto.

Di lokasi awal memasuki goa, terdapat batu prasasti atau piagam yang menerangkan asal nama goa pindul. Pindul berasal dari peristiwa pembuangan bayi oleh utusan Panembahan Senopati. Sebelum dibuang, sang bayi dimandikan didalam sebuah goa. Saat dimandikan, pipi sang bayi terbentur batu. Goa Pindul, pipi kebendul. Demikian isi tulisan di piagam tersebut. Untuk wisatawan dari luar Indonesia, asal nama pindul tadi juga sudah dituliskan dalam bahasa Inggris.

Wonderful Indonesia, Visit & Enjoy Indonesia. Terimakasih atas kunjungannya, silahkan di bagikan pada keluarga, tetangga dan rekan kerja. Sampai bertemu di lokasi wisata lainnya di Indonesia.