Perpustakaan Gusdur
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Yuk berkunjung ke Perpustakaan Gusdur, mengenang sekaligus mengenal lebih dalam sosok Presiden Republik Indonesia ke 4.

Perpustakaan Gusdur

Lokasi Perpustakaan Gusdur di Taman Mini Indonesia Indah, di dalam area Taman Budaya Tionghoa Indonesia, di sebelah kanan patung besar Garuda Pancasila. Tidak ada biaya masuk alias gratis untuk semua pengunjung TMII. Sangat di sarankan untuk di kunjungi oleh semua masyarakat Indonesia.

Perpustakaan Gusdur

Memasuki lantai dasar perpustakaan Gusdur, mata tertuju pada patung Abdurrahman Wahid dalam posisi sedang duduk di kursi dengan tangan melambai seolah menyambut setiap orang yang sedang memasuki ruangan. Ia memakai kacamata, mengenakan baju safari lengan panjang, celana panjang dan sepatu kulit. Di sebuah meja yang di tutupi kaca, ada beberapa buku tentang beliau yaitu:

  • Salah apakah gus dur ? Misteri di balik pelengserannya, karya Agus N. Cahyo
  • Perjalanan politik Gus Dur
  • Gus Dur Bersih, kesaksian yang benar
  • Biografi Kiai Politik Abdurrahman Wahid, gagasan dan pemikiran
  • Fatwa dan Canda Gus Dur

Perpustakaan Gusdur

Di dinding putih, menempel susunan penting perjalanan karir beliau:

  • Tahun 1984 terpilih sebagai ketua umum PBNU
  • Tahun 1998 bersama dengan para tokoh dan ulama NU mendeklarasikan Partai Kebangkitan Bangsa
  • Bersama Sri Sultan Hamengkubuwono X, Megawati Soekarnoputri dan Amien Rais. Mendeklarasikan gerakan reformasi menuju Indonesia yang demokratis dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia.
  • Kesepakatan dengan ibu Megawati Soekarnoputri memimpin NKRI
  • Tahun 1999 dilantik sebagai Presiden ke 4 NKRI mencabut Inpres RI No.14/1967 tentang Agama Kepercayaan dan adat istiadat China, menetapkan Hari Raya Imlek sebagai hari libur Fakultatif. 

Perpustakaan Gusdur

Masih di lantai dasar, di dinding tembok putih, menempel beberapa perkataan beliau:

  • Tidak penting apa pun agama atau sukumu... Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya agamanya...
  • Marilah kita bangun bangsa dan kita hindarkan pertikaian yang sering terjadi dalam sejarah. Inilah esensi tugas kesejahteraan kita, yang tidak boleh kita lupakan sama sekali.
  • Inilah makna sebenarnya dari semboyan nasional: Bhinneka Tungga Ika, yaitu Persatuan dalam keragaman.

Perpustakaan Gusdur

Di sisi lain tembok putih, masih ada sebuah papan besar yang menampilkan profil beliau:

  • Lahir di Jombang, nama orang tua K.H Wahid Hasyim dan Hj. Solechah, 6 orang bersaudara
  • 1953 Sekolah Dasar Jakarta, 1959 Sekolah menengah ekonomi pertama di Yogyakarta, 1963 Pesantren Tambak Beras Jombang
  • 1970 Islamic & Arabic Studies Universitas Al-Azhar kairo, Mesir. Fakultas Sastra Universitas Baghdad Irak
  • 1972-1974 Dekan Fakultas Ushuluddin Universitas Hasyim Ashari Jombang
  • 1968 menikah dengan Sinta Nuriyah
  • Foto keluarga & anak-anaknya

Perpustakaan Gusdur

Ada sebuah tangga kayu yang kokoh dan bersih untuk menuju lantai 2.

Perpustakaan Gusdur

 

Perpustakaan Gusdur

Ada 3 lemari buku, saat itu tidak bisa saya dekati, ada pengumuman dalam selembar papan putih bertuliskan: Mohon maaf sedang dalam penataan. 

Perpustakaan Gusdur

 

Perpustakaan Gusdur

Terimakasih sudah berkunjung ke rambing.com. Jangan lupa untuk berkunjung langsung ke Perpustakaan Gusdur. 

Add comment


Security code
Refresh